Dalam pertandingan tersebut, Putri Kusuma Wardani memilih pendekatan bermain aman. Dia berusaha membatasi adu bola atas untuk meredam kekuatan serangan Michelle Li.
“Tadi bermainnya lebih safe saja dan juga membatasi bola atasnya dia,” ucap Putri Kusuma Wardani.
Situasi berubah pada gim kedua. Michelle Li tampil lebih agresif dengan menguasai area depan net, sehingga Putri KW berada dalam tekanan saat harus mengangkat bola.
“Di gim kedua, Michelle Li bermain dari depan, mencoba memegang kendali di depan net. Jadi saat saya angkat, dia yang punya serangan bagus lebih enak untuk menekan,” ujarnya.
Putri mengakui masih banyak melakukan kesalahan sendiri pada fase tersebut. Ketidaksabaran saat rally menjadi catatan penting untuk perbaikan ke depan.
“Selain itu saya juga banyak melakukan kesalahan sendiri dan kurang sabar ketika rally,” katanya.