Meski percaya diri dengan progres latihan, Rachel tetap realistis. Ia mengakui bahwa bermain di turnamen resmi sebagai pasangan baru memiliki tantangan tersendiri, terlebih langsung menghadapi ganda unggulan.
“Walau sudah latihan bersama selama ini tapi tidak akan mudah menjalani pertandingan resmi dengan pasangan baru,” ujarnya.
Namun, Rachel menegaskan bahwa mereka terus fokus membangun kekompakan dan komunikasi di lapangan.
“Tapi kami terus meningkatkan komunikasi, cari terus bagaimana biar di lapangan bisa enak mainnya, bisa kompak,” pungkas Rachel.
Siap Jadi Kuda Hitam?
Pertandingan antara Rachel/Febi melawan Apriyani/Fadia diprediksi akan menjadi salah satu laga paling menarik di babak awal Hong Kong Open 2025. Mampukah pasangan muda ini membuat kejutan di laga debut mereka?
Satu hal yang pasti, sektor ganda putri Indonesia kini memasuki fase baru yang penuh potensi, dan para penggemar bulu tangkis tanah air wajib menantikan kiprah para bintang muda ini