Dalam persaingan menuju podium tertinggi, Rahmat berhasil mengungguli wakil Thailand, Weeraphon Wichuma. Atlet Thailand tersebut harus puas dengan medali perak setelah mencatatkan total angkatan 365 kilogram.
Sementara itu, medali perunggu diraih atlet Korea Utara, Chong Song Ri. Dia mencatatkan total angkatan 357 kilogram dalam pertandingan tersebut.
Keberhasilan di Nagoya membuat Rahmat Erwin Abdullah mempersembahkan emas kedua bagi Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Sebelumnya, emas pertama Indonesia diraih oleh tim bulutangkis putra setelah mengalahkan China dengan skor 3-2 pada final nomor beregu.
Medali emas ini juga melanjutkan catatan positif Rahmat di ajang Asian Games. Pada edisi sebelumnya di China, dia berhasil menjadi juara nomor 73 kilogram dengan total angkatan 359 kilogram.
Dengan hasil tersebut, Rahmat mampu mempertahankan medali emas Asian Games dalam dua edisi secara beruntun.
Performa Rahmat Erwin Abdullah di Nagoya menjadi salah satu kontribusi penting bagi Kontingen Indonesia dalam perburuan prestasi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.