Memasuki gim kedua, pertandingan kembali berjalan seimbang di awal. Kedua pasangan saling kejar poin hingga kedudukan 8-8 dan 9-9.
Setelah itu, Raymond/Joaquin meningkatkan intensitas serangan. Variasi pukulan cepat dan penempatan bola akurat membuat Sabar/Reza kesulitan mengembangkan permainan.
Keunggulan Raymond/Joaquin melebar hingga 18-10. Tekanan konsisten membuat mereka semakin percaya diri mengendalikan jalannya gim.
Sabar/Reza berusaha bertahan dan memperpanjang reli. Namun, dominasi Raymond/Joaquin tidak terbendung.
Gim kedua pun ditutup dengan skor 21-14. Hasil ini memastikan Raymond/Joaquin melangkah ke partai final Indonesia Masters 2026.
Kemenangan ini menjadi sinyal kuat munculnya generasi baru ganda putra Indonesia. Raymond/Joaquin kini berpeluang mengakhiri turnamen dengan gelar juara di hadapan publik Istora.