Selepas jeda, Raymond/Joaquin terlihat kesulitan keluar dari tekanan cepat dan permainan rapat lawan. Mereka tertinggal 13-16, meski sempat menunjukkan perlawanan sengit.
Raymond/Joaquin berhasil memangkas jarak hingga 18-19 dan membuat Istora bergemuruh. Sayangnya, momentum tersebut gagal dimanfaatkan dan gim pertama ditutup dengan kekalahan tipis 19-21.
Goh/Izzuddin Terlalu Solid di Gim Penentuan
Memasuki gim kedua, dominasi pasangan Malaysia semakin terasa. Goh/Izzuddin langsung tancap gas dan meninggalkan Raymond/Joaquin dengan skor 7-2.
Raymond/Joaquin kesulitan mengembangkan pola permainan. Kesalahan sendiri mulai muncul, sementara lawan tampil konsisten menekan sejak servis pertama.
Interval gim kedua kembali menjadi milik Goh/Izzuddin dengan keunggulan cukup jauh 11-4. Situasi ini membuat pasangan Indonesia berada dalam posisi sulit.