Nikolaus Joaquin mengungkapkan faktor adaptasi menjadi penentu kemenangan di laga pembuka. Dia menilai kondisi lapangan di Orleans berbeda dibanding turnamen sebelumnya.
“Kami harus cepat beradaptasi dan membuat strategi yang pas di lapangan dengan kondisi shuttlecock yang kencang. Berbeda dengan saat main di All England atau Swiss Open kemarin. Cukup terasa lebih cepat. Tadi juga sebelum main sudah tanya ke mas Leo (Rolly Carnando) dan mas Bagas (Maulana) dan memang kencang. Jadi secara fokus benar-benar harus prima,” terang dia.
Masukan dari Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana membantu mereka membaca karakter permainan di lapangan.
Selain faktor teknis, kondisi fisik juga menjadi perhatian. Joaquin mengaku sempat mengalami kapalan di kaki akibat jadwal padat turnamen Eropa.
Dia menyebut kondisi tersebut mulai membaik meski belum sepenuhnya hilang. Hal ini menjadi tantangan tersendiri untuk menjaga performa tetap stabil.
“Hal positif yang bisa diambil hari ini pastinya bersyukur bisa menang dan "kapalan" saya yang kemarin-kemarin cukup mengganggu sudah mendingan walau masih ada terasa sakit,” pungkas dia.
Dengan modal kemenangan awal dan evaluasi yang jelas, Raymond/Joaquin berupaya menjaga konsistensi permainan demi melangkah lebih jauh di Orleans Masters 2026.