Pevoli asal Jember itu lalu bangkit dan memeluk Pelatihnya Ko Hee-jin. Setelahnya Megawati bergabung bersama rekan setimnya.
Tapi tak lama kemudian Megawati akhirnya tak bisa membendung air mata. Dia menangis sambil terduduk ditutupi handuk.
Air mata bahagia itu wajar mengalir deras. Sebab Megawati baru saja membawa Red Sparks ke final setelah menanti 13 tahun lamanya.
Red Sparks bersua Pink Spiders di final. Pink Spiders lebih dulu menunggu di final karena finis pertama di klasemen reguler.
Duel final akan digelar dalam format best of five. Pink Spiders selaku pemuncak klasemen akan mendapatkan keuntungan dengan menggelar tiga pertandingan kandang.