Perubahan sistem skor menjadi salah satu agenda utama dalam Council Proposals. Langkah ini diambil untuk meningkatkan dinamika pertandingan serta daya tarik bulutangkis di level global.
Dengan sistem 15 poin, tempo pertandingan diprediksi menjadi lebih cepat. Setiap reli akan memiliki nilai lebih krusial dalam menentukan hasil gim.
Perubahan ini juga berpotensi mengubah pendekatan strategi para pemain. Dia harus lebih agresif sejak awal karena margin kesalahan menjadi semakin kecil.
PBSI langsung merespons keputusan tersebut dengan menyiapkan langkah adaptasi. Organisasi ini akan melakukan kajian menyeluruh terhadap dampak sistem baru.
“Kami akan mempelajari secara komprehensif dampak perubahan sistem skor ini terhadap pola permainan dan strategi atlet. PBSI berkomitmen untuk memastikan atlet Indonesia tetap kompetitif dan siap menghadapi implementasi kebijakan ini,” ujar Bambang Roedyanto.
Langkah penyesuaian akan mencakup program pembinaan hingga strategi pertandingan. Fokus utama diarahkan agar atlet tetap mampu bersaing saat aturan baru mulai diterapkan pada 2027.