Dia menekankan perbedaan mencolok dibanding tahun sebelumnya terlihat dari komposisi pemain yang melaju jauh. Menurut Eng Hian, generasi muda kini mulai mengambil peran utama.
“Tapi kita melihat dari perjalanan satu tahun kepengurusan ini, kita flashback dari Indonesia Masters tahun lalu, kita mendapat finalis dari pemain senior. Tahun ini, dari pemain yang lolos semifinal lebih banyak dari generasi muda yang tahun lalu belum diperhitungkan sama sekali, tapi tahun ini sudah lebih baik,” sambungnya.
Eng Hian memastikan PBSI tidak berlarut-larut dalam hasil Indonesia Masters 2026. Federasi langsung mengalihkan fokus pada evaluasi menyeluruh jelang turnamen besar berikutnya.
PBSI menargetkan persiapan optimal menuju All England, turnamen level Super 1000 yang memiliki tingkat persaingan jauh lebih ketat dibanding Indonesia Masters.
“Setelah ini kita lakukan evaluasi untuk persiapan menuju All England. Levelnya dan lawan-lawan yang akan hadir pun juga pastinya akan lebih tinggi,” tutur Eng Hian.