Pertandingan pembuka mempertemukan Team Asia dengan Team Rest of the World dalam format beregu. Duel berlangsung ketat sebelum Team Asia berhasil mengamankan kemenangan 5-3.
Albert memberikan kontribusi melalui golden break, yakni pukulan pembuka yang langsung memasukkan bola sembilan secara sah untuk memenangi satu gim. Aksinya membantu Team Asia berada di ambang kemenangan sebelum Carlo Biado memastikan hasil akhir pertandingan.
Keberhasilan tersebut menjadi pengalaman istimewa bagi Albert. Pemain berusia 17 tahun itu tidak hanya mencatat debut dalam turnamen bergengsi, tetapi juga memperlihatkan kemampuannya bersaing bersama deretan atlet biliar papan atas.
Sekretaris Jenderal PB POBSI, Achmad Fadil Nasution, memberikan apresiasi terhadap kesempatan yang diperoleh Albert. Dia menilai partisipasi atlet muda Indonesia tersebut menjadi pencapaian membanggakan sekaligus modal berharga untuk menghadapi persaingan internasional.
"Keikutsertaan Albert di Reyes Cup merupakan kebanggaan bagi Indonesia. Di usia yang masih muda, dia sudah mendapat kesempatan untuk bersaing bersama pemain-pemain terbaik Asia. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal penting bagi perkembangan kariernya dan memotivasi atlet-atlet biliar Indonesia lainnya untuk terus berjuang meraih prestasi di tingkat internasional," ujar Achmad Fadil Nasution.