PP PBSI juga menetapkan jalur khusus di luar Seleknas. Tiga atlet muda langsung masuk Pelatnas, yaitu Mayla Cahya Afilian Pratiwi dari sektor tunggal putri serta Alexius Ongkytama Subagio dan Aquino Evano Keneddy Tangka dari sektor ganda putra.
Ketiganya direkrut berdasarkan konsistensi prestasi sepanjang 2025 serta hasil pemantauan Tim Pemandu Bakat PP PBSI yang menilai mereka layak dibina di Pelatnas.
Untuk sektor ganda, atlet diperbolehkan melakukan pertukaran pasangan dengan syarat pasangan tersebut berada di 16 besar ranking nasional dan terdapat kesepakatan tertulis antara atlet dan Perkumpulan Bulutangkis. Atlet hasil pantauan Tim Pemandu Bakat juga dapat diikutsertakan meski berada di luar 16 besar nasional.
Atlet ganda yang memiliki lebih dari satu pasangan di 16 besar nasional diwajibkan memilih satu pasangan untuk didaftarkan pada Seleknas.
Sebagai penegasan komitmen pembinaan, atlet tunggal maupun ganda yang keluar sebagai juara Seleknas PBSI 2026 wajib memenuhi panggilan masuk Pelatnas tanpa syarat apa pun.
Melalui Seleknas ini, PP PBSI menargetkan lahirnya generasi baru bulutangkis Indonesia yang siap bersaing di level internasional dalam jangka panjang.