Dukungan ini sejalan dengan anjuran WHO (2020) yang menekankan pentingnya anak usia 5–17 tahun menjalani setidaknya 60 menit aktivitas fisik setiap hari.
Manfaatnya tak hanya buat jantung, paru, koordinasi, hingga pengelolaan emosi, tapi juga menciptakan kebiasaan hidup seimbang sejak awal.
Konsep fun badminton jadi ciri khas festival, bukan kompetisi formal, tapi bagian dari komunitas yang menggabungkan teknik dasar, permainan tim, dan edukasi gaya hidup sehat. Menurut Yuni Kartika, Ketua Umum Pengkab PBSI Kudus, ini adalah strategi pemberdayaan akar rumput.
“Perjalanan atlet hebat sering kali dimulai dari momen-momen kecil seperti ini. Ketika anak-anak merasakan kebahagiaan di lapangan, dari situlah tumbuh kecintaan terhadap olahraga, termasuk bulu tangkis. Kehadiran pihak-pihak seperti Aice memungkinkan ruang seperti ini hadir lebih luas,” ujar Yuni.