JAKARTA, iNews.id – Pebulu tangkis Tunggal Putra Indonesia, Jonatan Christie mengaku sudah move on dari kegagalannya di Olimpiade Tokyo 2020 lalu. Pemain berusia 23 tahun ini kini fokus menatap turnamen berikutnya.
Sebagaimana diketahui, Jojo –sapaan Jonatan Christie- gagal menyumbangkan medali dalam ajang Olimpiade Tokyo 2020. Dia tersingkir di babak 16 besar dari wakil China Shi Yuqi lewat dua gim langsung 21-11 dan 21-9.
Jojo pun mengaku hasil tersebut membuatnya kecewa. Pasalnya, ajang olahraga terbesar empat tahunan ini merupakan turnamen impian bagi seluruh atlet.
Meski begitu, Jojo menjadikan kegagalannya itu sebagai pengalaman dan pelajaran dalam menatap turnamen-turnamen berikutnya. Menurutnya, turnamen ke depan juga penting bagi kariernya maupun martabat bangsa.
"Saya sudah melupakan hasil di Olimpiade, sudah move on sebenarnya, tapi belum 100 persen karena tetap masih ada pemikiran-pemikiran yang lalu. Tapi balik lagi bagaimana caranya supaya itu menjadi sebuah pengalaman, bukan sebuah tekanan," ungkap Jojo dalam rilis yang diterima tim MPI Senin (30/8/2021).