Susy Susanti: Dengan Perjuangannya, Hendra/Ahsan Pantas Jadi Panutan

Abdul Haris
Ganda putra senior Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan merayakan kemenangan mereka atas pasangan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik pada final All England 2019 di Arena Birmingham, Inggris, Minggu (10/3/2019) malam WIB. (Foto-Foto: AFP/PBSI)

Apa ada pesan khusus kepada Hendra/Ahsan sebelum pertandingan?

Pesan khusus tidak ada, saya kirim Whatsapp saja. Lalu saya bilang good luck untuk pertandingan final. Hendra bilang, 'doain ya cik,". Saya jawab, 'pasti'. Cuma itu saja, karena kan mereka yang lebih tahu mempersiapkan pertandingan. Kami kasih support saja.

Bagaimana dengan dukungan suporter selama di All England?

Kami mengucapkan terima kasih sekali atas dukungan suporter dan KBRI di Inggris yang setiap tahun selalu membantu kami, mengerahkan supporter, memberikan semangat terus. Walau tadi game pertama kalah, tapi disemangati terus, itu yang sangat membantu, jadi pemain merasa tidak sendiri di lapangan. Merasa ada support dari rakyat Indonesia.

Bagaimana evaluasi untuk hasil di All England kali ini?

Meskipun pemain profesional, Hendra/Ahsan tetap latihan di pelatnas, jadi saya tidak pernah menganggap mereka sudah di luar. Tetap menganggap mereka sebagai anak-anak kami.

Secara keseluruhan untuk pemain muda, saya melihat ada progres. Kalau tahun lalu yang lolos ke semifinal ada satu, sekarang bisa tiga. Padahal kans ke final bisa tiga wakil, tapi balik lagi ke pengalaman, ketenangan, yang bisa menentukan si atlet itu bisa tampil sampai akhir, apalagi di turnamen bergengsi seperti ini.

Fajar/Rian saya harap lebih konsisten saja. Mereka tinggal butuh ketenangan, kematangan, jam terbang yang lebih. Karena masih muda, seringkali mereka agak sedikit 'goyang', harus lebih berani, yang kurang sedikit dari mereka itu keberanian di lapangan, cueknya mereka, tenangnya mereka.

Secara pukulan, permainan, sebetulnya sudah mulai bagus, sudah mulai naik, tapi harus lengkapi di non-teknisnya. Dari servis, poin-poin kritis, ada beberapa hal yang harus dibenahi.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
2 hari lalu

Ubed dan Richie Bawa Modal Juara ke Korea Open 2026, Persiapan Mepet Jadi Tantangan

22 hari lalu

Tim Indonesia Matangkan Persiapan Olimpiade Remaja Dakar 2026, Dua Pebulutangkis Muda Jadi Sorotan

27 hari lalu

6 Medali Asian Games 2026 Belum Cukup, PBSI Pasang Target Gila di Olimpiade LA 2028

28 hari lalu

Bukan Rolex, Pebulutangkis Indonesia Dapat Jam Tangan Lokal usai Asian Games 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal