Terungkap! Ini Alasan Apriyani Rahayu Nekat Ikut Turnamen Meski Masih Cedera

Andhika Khoirul Huda
Apriyani Rahayu mengungkapkan alasan nekat ikut turnamen meski masih dibekap cedera. Apriyani bersama Siti Fadia Silva Ramadhanti ingin meraih poin kualifikasi Olimpiade Paris 2024 (Race to Olympic 2024). (Foto: BWF Fansite)

JAKARTA, iNews.id- Pemain ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu mengungkapkan alasan nekat ikut turnamen meski masih dibekap cedera. Apriyani bersama Siti Fadia Silva Ramadhanti ingin meraih poin kualifikasi Olimpiade Paris 2024 (Race to Olympic 2024).

Apriyani menderita cedera betis saat tampil di final Hylo Open 2023 pada awal November lalu. Hal itu membuat Apriyani/Fadia mundur dari Kumamoto Japan Masters 2023 dua pekan kemudian karena belum pulih.

Namun, pemain berusia 25 tahun itu nekat tampil di China Masters 2023 pada pekan lalu. Beruntung, Prifad -sebutan Apriyani/Fadia- pun mendapat keuntungan langsung masuk ke babak 16 besar tanpa bermain karena kompatriot mereka, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, mundur dari babak 32 besar akibat persoalan visa. 

Akan tetapi, pada akhirnya Apriyani/Fadia mundur di pertengahan gim pertama saat melawan duet Prancis, Margot Lambert/Anne Tran, di babak 16 besar turnamen Super 750 itu. Sebab, Apriyani masih merasakan sakit dan ngilu pada betisnya yang cedera sehingga tak mampu melanjutkan permainan.

Lantas, mengapa Apriyani memaksakan diri tampil di China Masters 2023 jika cederanya belum pulih sepenuhnya? Pemain kelahiran Konawe itu pun mengungkapkan alasannya kepada awak media, termasuk MNC Portal Indonesia, saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, pada Rabu (29/11/2023). Dia mengaku melakukannya demi bisa tetap menambah perolehan poinnya dalam klasemen Race to Olympic 2024.

“Kalau itu lebih tepatnya mikir untuk poin Olimpiade, buat ke depannya. Jadi ke depan itu targetnya poin ke Olimpiade karena belum aman,” kata Apriyani.

Untuk diketahui, total peserta ganda putri di Olimpiade Paris 2024 berjumlah 16 pasangan. Namun, setiap negara maksimal hanya boleh mengirimkan dua wakilnya ke turnamen empat tahunan tersebut. Dan di sektor ganda kuota maksimal bisa didapatkan jika dua wakil dari negara yang sama berada di peringkat delapan besar Race to Olympic 2024.

Editor : Ibnu Hariyanto
Artikel Terkait
All Sport
2 hari lalu

Lanny/Tiwi Tersingkir di India Open 2026, Akui Goyah Hadapi Perubahan Pola Unggulan China

All Sport
4 hari lalu

Ana/Trias Menanjak, Pelatih Ganda Putri Pasang Target Juara di Rumah Sendiri

All Sport
5 hari lalu

Hasil Drawing India Open 2026: Lanny/Tiwi Langsung Tantang Unggulan Pertama

All Sport
7 hari lalu

Ana/Trias Tersingkir Dramatis di Perempat Final Malaysia Open 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal