Terungkap! Ini Alasan Gregoria Melempem di Japan Open 2025

Andri Bagus Syaeful
Kiprah tunggal putri andalan Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, di Japan Open 2025 jadi sorotan. (Foto: PBSI)

Masalah Fisik dan Fokus Jadi Sorotan

Imam juga menyoroti bahwa turnamen sekelas Super 750 dan Super 1000 menuntut daya tahan fisik serta konsistensi mental yang tinggi. Hal inilah yang belum sepenuhnya kembali pada Gregoria.

"Saya melihat rally-rally panjang sering sekali terjadi. Selain fisik, fokus juga harus tahan. Ini yang belum kembali dari dia," tambahnya.

"Kelincahan dan pukulan Gregoria juga masih ada keterbatasan. Jadi, ini pelajaran-pelajaran untuk dia menjelang World Championships nanti," lanjut Imam.

Gregoria Tunjung Tak Ingin Terpuruk Lama

Meski hasil di Japan Open cukup mengecewakan, Gregoria Mariska Tunjung menegaskan dirinya tidak ingin larut dalam kekalahan. Ia memilih fokus menatap turnamen selanjutnya: China Open 2025.

"Ketika tampil jelek minggu ini, pasti minggu depan saya harus tampil lebih baik dan saya tahu itu tidak mudah. Maka persiapan selama di sini jelang China Open saya akan dimatangkan lagi," kata Gregoria.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
Soccer
6 bulan lalu

Skenario Timnas Indonesia U-23 Lolos ke Semifinal Piala AFF U-23 2025: Garuda Muda Tak Perlu Menang

All Sport
14 hari lalu

Gregoria Mariska Dapat Protected Ranking, PBSI Utamakan Pemulihan

All Sport
14 hari lalu

Hasil Undian Malaysia Open 2026: Gregoria Mundur, Perang Saudara Tak Terelakkan

All Sport
1 bulan lalu

Gregoria Dibungkam Ratchanok Intanon, Indonesia Tertinggal 1-2 dari Thailand di Final SEA Games 2025

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal