Padahal bola-bola dari musuh sebenarnya gampang. Namun, dia tidak bisa memanfaatkan sebagai poin.
"Bola-bola yang sebenarnya gampang, malah tidak bisa kami matikan. Karena lawan yang sebelumnya ketinggalan poin, malah bisa menyusul. Permainannya jadi makin berkembang. Lawan juga jadi tambah percaya diri," katanya.