Peningkatan minat terhadap MotoGP juga mulai terasa pada sektor akomodasi. ITDC menyebut kapasitas penginapan di kawasan Mandalika semakin terbatas sehingga alternatif akomodasi perlu disiapkan untuk mengantisipasi kedatangan penonton.
ITDC menggandeng sejumlah mitra dari sektor transportasi dan pariwisata untuk mengantisipasi kebutuhan selama periode balapan. Mitra tersebut mencakup maskapai, perusahaan tour and travel, Himbara, hingga penyedia akomodasi alternatif.
Dari sisi penerbangan, tambahan penerbangan menuju Lombok juga menjadi salah satu opsi untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, penerbangan tambahan bahkan dapat berlangsung hingga dua hari setelah balapan.
Sementara itu, keterbatasan kapasitas penginapan di Mandalika diantisipasi melalui sejumlah pilihan, mulai dari camping ground, hotel, guest house, hingga paket yang menggabungkan tiket, transportasi dan akomodasi.
Troy mengatakan peningkatan permintaan tempat menginap tidak hanya terjadi di kawasan Mandalika. Aktivitas tersebut mulai memberikan dampak ke sejumlah wilayah lain di Lombok, termasuk Senggigi dan Mataram.