Tim F1 Mercedes Distribusikan Alat Bantu Pernapasan untuk Perangi Corona

Antara
Alat bantu pernafasan Continuous Positive Airway Pressure (CPAP) yang dikembangkan oleh tim Mercedes F1 bersama University College London (UCL) dan para dokter Rumah Sakit UCL (Foto: twitter.com/mercedesamgf1)

"Kami dan yang lainnya mendapati proporsi yang signifikan dari pasien yang dirawat dengan CPAP bisa terhindar dari ventilasi mekanis," kata Singer.

Kemudian Wakil Rektor Kesehatan UCL Prof. David Lomas menambahkan jika CPAP merupakan capaian yang fenomenal karena hanya butuh dua pekan untuk alat itu bisa digunakan di rumah sakit sejak pembuatan purwarupanya.

"Ini menunjukkan apa yang bisa kita lakukan jika universitas, rumah sakit dan industri bekerja sama untuk kepentingan nasional," kata Lomas.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

28 hari lalu

Komunitas Mercedes Jip Indonesia Touring 10 Hari Jelajahi Jejak Sejarah Nusantara

2 bulan lalu

SUV Mewah Mercedes-Maybach GLS Dirilis, Gendong Mesin V8 Hybrid dan Teknologi AI

4 bulan lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal