Tim F1 Mercedes Distribusikan Alat Bantu Pernapasan untuk Perangi Corona

Antara
Alat bantu pernafasan Continuous Positive Airway Pressure (CPAP) yang dikembangkan oleh tim Mercedes F1 bersama University College London (UCL) dan para dokter Rumah Sakit UCL (Foto: twitter.com/mercedesamgf1)

"Kami dan yang lainnya mendapati proporsi yang signifikan dari pasien yang dirawat dengan CPAP bisa terhindar dari ventilasi mekanis," kata Singer.

Kemudian Wakil Rektor Kesehatan UCL Prof. David Lomas menambahkan jika CPAP merupakan capaian yang fenomenal karena hanya butuh dua pekan untuk alat itu bisa digunakan di rumah sakit sejak pembuatan purwarupanya.

"Ini menunjukkan apa yang bisa kita lakukan jika universitas, rumah sakit dan industri bekerja sama untuk kepentingan nasional," kata Lomas.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
Health
9 hari lalu

Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!

All Sport
9 hari lalu

Krisis Timur Tengah Mengancam Kalender F1 2026: GP Bahrain dan Arab Saudi Bisa Batal!

All Sport
9 hari lalu

F1 Umumkan Perekrutan Pembalap Baru jelang Grand Prix Australia 2026

All Sport
28 hari lalu

Formula 1 Aramco Pre-Season 2026 Live di VISION+, Momen Penentuan Kekuatan Tim Sebelum Seri Pembuka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal