Berbeda dengan gim pertama, kebangkitan pasangan Indonesia tidak langsung terlihat setelah interval. Hui/Yun mampu mempertahankan keunggulan dan bahkan masih memimpin ketika pertandingan memasuki fase krusial.
Tiwi/Fadia tertinggal 16-18 saat pertandingan semakin mendekati akhir. Namun, pasangan Indonesia tidak menyerah dan berhasil mencetak tiga poin secara beruntun untuk membalikkan kedudukan.
Skor berubah menjadi 19-18 untuk keunggulan Tiwi/Fadia. Hui/Yun kemudian mampu menyamakan kedudukan menjadi 19-19 sehingga persaingan kembali berlangsung ketat.
Dalam situasi tersebut, Tiwi/Fadia berhasil menunjukkan ketenangan. Mereka mengamankan dua poin berikutnya untuk memastikan kemenangan 21-19 sekaligus menyegel gelar juara Hylo Open 2026.
Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Tiwi/Fadia. Mereka sukses menumbangkan unggulan pertama sekaligus pasangan peringkat ketujuh dunia dalam perjalanan meraih gelar turnamen tersebut.