Agostini mengakui MotoGP menuntut kemampuan lebih kompleks dibandingkan Superbike. Meski begitu, dia menilai kecintaan Razgatlioglu terhadap balap motor dan kualitas alaminya membuat proses adaptasi berjalan lebih cepat.
“Tentu saja, MotoGP sedikit lebih rumit dan sulit, tetapi jika dia memiliki bakat, dia akan sukses di sana juga. Karena mencintai olahraga ini dan mencintai para pembalapnya, wajar untuk selalu berpikir mereka akan berprestasi dengan baik,” ujar Agostini.
Di MotoGP 2026, Razgatlioglu akan langsung berhadapan dengan barisan pembalap elite. Marc Marquez, Francesco Bagnaia dari Ducati Lenovo, Alex Marquez bersama Gresini Ducati, hingga Jorge Martin dari Aprilia Racing menjadi lawan-lawan yang siap menguji kemampuannya.
Agostini menegaskan persaingan ketat tersebut justru menjadi ukuran sejati kualitas Razgatlioglu. Dia menyebut hasil nyata di lintasan akan menjawab semua spekulasi yang berkembang.
“Kita harus berharap, tetapi pada akhirnya fakta-faktalah yang terpenting. Jadi, kita akan lihat di beberapa balapan pertama,” tutup Agostini.