Reza menilai gaya bermain lawan tetap berbahaya. Kecepatan dan stamina menjadi kekuatan utama yang perlu diantisipasi sejak awal pertandingan.
“Kita udah pernah ketemu ya di tahun lalu. Jadi kurang lebih kita juga udah tahu apa namanya dari segi permainan mereka,” kata Reza kepada awak media, termasuk iNews Media Group di Istora Senayan, Rabu (3/6/2026).
“Dia (Huang/Liu) juga anak muda yang masih apa namanya tenaganya dan speed-nya masih kencang-kencang. Dan kita juga harus persiapin sih antisipasi karena dia tenaganya juga cepat juga, jadi kita harus antisipasi ke situ sih,” sambungnya.
Sabar/Reza kini menjadi satu dari dua wakil ganda putra Indonesia yang tersisa di turnamen ini. Satu pasangan lain yang masih bertahan adalah Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Sementara itu, empat ganda putra Indonesia lainnya harus angkat koper lebih cepat di babak 32 besar, yakni Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi, serta Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.