TOKYO, iNews.id - Komite Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 dibuat murka oleh kebijakan redaksional majalah Number 1 Shimbun. Mereka geram sebab logo Olimpiade 2020 diparodikan menjadi simbol virus corona.
Gambar itu dipajang di halaman muka majalah Number 1 Shimbun. Karena dianggap melecehkan, majalah tersebut dituntut untuk menarik peredarannya.
“Sangat mengecewakan melihat logo Olimpiade diubah dan dikaitkan dengan virus corona. Padahal, virus itu memberikan efek terhadap kehidupan manusia, nyawa, perekonomian, dan masyarakat,” kata Juru Bicara Olimpiade 2020, Masa Takaya.
“Desainnya jelas menggunakan dasar lambang Olimpiade. Oleh sebab itu, kami menganggapnya sebagai pelanggaran hak cipta atas lambang Olimpiade Tokyo 2020,” ujarnya dilansir AP News.
Virus corona memang menjadi musuh bagi setiap kalangan masyarakat. Gara-gara virus tersebut, berbagai kegiatan termasuk Olimpiade tak bisa digelar sesuai rencana.
Seharusnya Olimpiade Tokyo diadakan pada 24 Juli hingga 9 Agustus 2020 mendatang. Namun akibat pandemi, jadwal ditunda hingga musim panas tahun depan.