“PBSI mengapresiasi dedikasi, kerja keras, dan kontribusi yang telah diberikan Saut selama memperkuat Pelatnas Cipayung. Selama menjadi bagian dari tim nasional, Saut telah menunjukkan semangat, komitmen, dan perjuangan untuk memberikan yang terbaik bagi bulutangkis Indonesia,” tulis PBSI dalam pernyataannya.
“PBSI mendoakan agar Saut dapat terus berkembang dan meraih kesuksesan dalam perjalanan kariernya sebagai atlet professional,” lanjut pernyataan PBSI.
Selain kabar pengunduran diri Saut, PBSI juga melakukan langkah evaluasi besar terhadap pembinaan atlet. Per 1 Juli 2026, PBSI resmi memulangkan tiga atlet ganda putri pratama ke klub masing-masing.
Keputusan ini diambil berdasarkan hasil rapat evaluasi bidang pembinaan dan prestasi. Penilaian mencakup capaian prestasi, performa latihan, Key Performance Index (KPI), serta masa bergabung di Pelatnas PBSI.
Tiga atlet yang dipulangkan tersebut adalah Jania Novalita Situmorang dan Nabila Cahya Permata Ayu dari PB Jaya Raya Jakarta, serta Riska Anggraini dari PB Djarum Kudus.
Langkah ini menandai fase baru evaluasi ketat PBSI dalam menjaga kualitas pembinaan atlet nasional demi meningkatkan daya saing di level internasional.