Alasan kedua Ajax Amsterdam merekrut Maarten Paes terletak pada aspek mentalitas. Ajax menilai Maarten memiliki karakter kuat, disiplin, serta kemampuan teknis yang sesuai dengan filosofi permainan klub.
Penilaian positif juga datang dari konsistensi Maarten menjaga performa di bawah mistar. Hal ini membuat Ajax melihatnya sebagai kiper yang siap bersaing di level tertinggi.
Alasan ketiga, Maarten Paes dianggap ideal untuk meningkatkan persaingan internal. De Godenzonen membutuhkan tambahan kualitas agar posisi penjaga gawang tetap kompetitif sepanjang musim.
“Ajax terkesan dengan mentalitas dan kemampuan penjaga gawangnya, dan melihatnya sebagai tambahan yang disengaja untuk susunan pemain mereka,” tulis Voetbal Primeur.
Maarten Paes masih memiliki kontrak bersama FC Dallas. Meski begitu, adaptasi di Eredivisie diprediksi berjalan lancar karena dia pernah bermain di Belanda bersama NEC Nijmegen dan FC Utrecht.
Dengan tiga alasan tersebut, Ajax Amsterdam rekrut Maarten Paes bukan keputusan spontan. Langkah ini dinilai strategis demi menjaga stabilitas dan kualitas skuad di kompetisi domestik maupun Eropa.