3 Cara Usir Gianni Infantino dari Kursi Presiden FIFA usai Kontroversi Jual Saham Piala Dunia

Reynaldi Hermawan
Gianni Infantino menghadapi tekanan setelah kontroversi FIFA Forward Enterprise. (Foto: Kiro 7)

ZURICH, iNews.id – Gianni Infantino menghadapi tekanan besar untuk mempertahankan posisinya sebagai Presiden FIFA setelah rencana investasi FIFA Forward Enterprise (FFE) memicu penolakan luas dari federasi sepak bola dunia.

Kontroversi bermula ketika Infantino mengungkap rencana mengundang pihak ketiga untuk memberikan investasi minoritas dan nonpengendali di FFE. FIFA disebut berupaya menghimpun investasi senilai 20 miliar dolar AS melalui skema tersebut.

Thrive Capital yang berbasis di Amerika Serikat, milik menantu Donald Trump, Joshua Kushner, disebut menjadi kandidat utama untuk memimpin kelompok investor dalam rencana tersebut.

Seluruh 211 asosiasi anggota FIFA sebelumnya diberi batas waktu hingga 19 September untuk mendukung proposal tersebut. Federasi yang menyetujui rencana itu berpotensi mendapatkan dana hingga 30,1 juta poundsterling.

Namun, rencana Infantino justru memicu gelombang penolakan. UEFA mengeluarkan pernyataan keras pada Kamis (30/7) dan bahkan mengancam memboikot Piala Dunia jika rencana tersebut benar-benar dijalankan. Sikap serupa kemudian diambil Concacaf dan AFC.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
2 hari lalu

Seperti Piala Dunia, FIFA ASEAN Cup 2026 Digelar 4 Tahun Sekali

2 hari lalu

Prabowo Akan Bertemu Gianni Infantino jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta

5 hari lalu

FIFA Diguncang Polemik Proyek Kontroversial, Gianni Infantino Siapkan Perombakan Besar Tata Kelola

6 hari lalu

Stadion Ikonik Piala Dunia 2006 Terancam Hilang, Arena Baru 80.000 Kursi Disiapkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal