3 Cara Usir Gianni Infantino dari Kursi Presiden FIFA usai Kontroversi Jual Saham Piala Dunia

Reynaldi Hermawan
Gianni Infantino menghadapi tekanan setelah kontroversi FIFA Forward Enterprise. (Foto: Kiro 7)

"Dalam organisasi normal, jika dia harus mundur karena sesuatu sebesar ini, dia mungkin akan diminta meninggalkan jabatannya," kata Bernstein dikutip dari Sport Bible. 

"Tetapi FIFA bukan organisasi normal. Jika dia mendapat dukungan dari cukup banyak asosiasi nasional, dia akan terus menjabat," lanjutnya.

Meski demikian, koresponden olahraga Sky News, Rob Harris, menyebut langkah untuk memaksa Infantino meninggalkan jabatannya mulai "semakin cepat". Ada tiga jalur yang dapat membuat pria berusia 56 tahun itu kehilangan kursi Presiden FIFA.

Pertama, melalui mosi tidak percaya.aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

Statuta FIFA memungkinkan 20 persen anggota FIFA, atau 43 negara, menggelar Kongres FIFA darurat. Kongres tersebut harus dilaksanakan dalam waktu tiga bulan.

Dalam kongres itu, para anggota dapat meminta pemungutan suara untuk mencopot presiden dimasukkan ke dalam agenda. Jika dukungan terhadap Infantino runtuh, jalur tersebut dapat menjadi ancaman serius bagi masa kepemimpinannya.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
9 hari lalu

FIFA ASEAN Cup 2026 Tiru Konsep Piala Dunia, Timnas Indonesia Ketiban Untung

10 hari lalu

Penampakan Bola Raksasa dan Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Ramaikan CFD Sudirman-Thamrin

10 hari lalu

Pramono Pastikan Jakarta Siap Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026: Kalau Perlu Bantuan Kami Berikan

15 hari lalu

Haaland Ungkap Hobi Aneh untuk Redakan Stres, Khawatir Burnout di Man City

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal