Pemecatan Amorim hampir pasti akan kembali memicu kemarahan suporter terhadap keluarga Glazer dan Sir Jim Ratcliffe. Sejak Glazer mengambil alih United pada 2005, penolakan dari fans tak pernah surut, terutama karena utang klub yang terus membengkak.
Pada September 2025, United mengonfirmasi total utang mencapai 637 juta pounds, setelah mengambil tambahan 105 juta pounds untuk mendanai belanja pemain. Di sisi lain, Sir Jim Ratcliffe—pemilik hampir 29 persen saham sekaligus pengendali operasional sepak bola—juga menuai kritik usai memangkas sekitar 450 staf sejak Februari 2024.
Dengan potensi perekrutan manajer baru dan belanja pemain tambahan, beban finansial United diprediksi semakin berat. Hubungan pemilik klub dan fans pun berpeluang tetap panas.
Salah satu pemain yang kemungkinan diuntungkan dari kepergian Amorim adalah Kobbie Mainoo. Gelandang berusia 20 tahun itu sempat meminta dipinjamkan, namun ditolak oleh klub.
Musim ini, Mainoo hanya tampil 11 kali sebagai pemain pengganti di Liga Premier dan belum sekalipun menjadi starter. Saat United bermain imbang 4-4 melawan Bournemouth pada Desember lalu, saudara Mainoo bahkan terlihat mengenakan kaus bertuliskan “Free Kobbie Mainoo” di tribun Old Trafford.
Mainoo kini tengah memulihkan diri dari cedera betis. Namun setelah kembali fit, ia diprediksi akan mendapat kesempatan bermain lebih besar, seiring fokus United untuk mengandalkan talenta akademi dan memaksimalkan potensi pemain muda.