1. Hattrick Gagal Penalti
Pesepak bola mencetak hattrick dari penalti tampaknya sudah biasa. Tapi apa jadinya jika seorang pemain gagal mengeksekusi tendangan dua belas pas sampai tiga kali beruntun di satu pertandingan?
Hal itu pernah dirasakan legendaris Timnas Argentina Martin Palermo. Dia membuat hattrick gagal penalti pada Copa America 1999 saat melawan Kolombia di penyisihan grup. Penalti pertama membentur tiang gawang. Penalti kedua melambung, dan penalti ketiga digagalkan kiper. Alhasil Tim Tango keok 0-3.
2. Hattrick Tendangan Bebas
Sinisa Mihajlovic terkenal sebagai salah satu eksekutor tendangan bebas paling andal sepanjang masa. Momen itu dia ukir saat masih memperkuat Lazio melawan bekas klubnya Sampdoria pada ajang Serie A 1998 silam.
Klub Ibu Kota Italia itu dibawanya menang 5-2. Total Mihajlovic mencetak 27 gol dari situasi freekick di Liga Italia. Pemain Lazio lainnya pernah melakukan hal serupa yakni Giusseppe Signori pada 1994 saat mengalahkan Atalanta 3-1.
3. Hattrick Gol Dianulir VAR
Nah, momen langka satu ini pernah dirasakan striker Juventus Alvaro Morata baru-baru ini ketika melawan Barcelona pada fase grup Liga Champions 2020/2021, akhir Oktober lalu. Mantan penyerang Real Madrid itu berhasil mencetak gol pada menit ke-16, 30 dan 55.