Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengatakan masyarakat Australia tersentuh dengan situasi yang dialami para pemain.
“Warga Australia tersentuh dengan kondisi para perempuan pemberani ini. Mereka aman di sini dan seharusnya merasa seperti berada di rumah sendiri,” kata Anthony Albanese.
Dia menjelaskan aparat federal Australia segera bertindak setelah mengetahui para pemain membutuhkan bantuan.
“Begitu jelas para perempuan ini menginginkan bantuan, polisi federal Australia memindahkan mereka ke lokasi aman dan mereka tetap berada di sana,” ujarnya.
Reuters melaporkan lima pemain tersebut dipindahkan ke lokasi aman oleh Polisi Federal Australia pada Senin malam. Hingga kini mereka masih berada dalam perlindungan otoritas setempat.