5 Tragedi Berdarah dalam Sepak Bola Dunia, Insiden Kanjuruhan Jadi Terbesar ke-2

Wikanto Arungbudoyo
Ribuan penonton laga Arema FC vs Persebaya Surabaya berhamburan mencari jalan keluar stadion untuk menghindari perihnya gas air mata. (Foto: Avirista Midaada).

Lagi, keputusan petugas keamanan menembakkan gas air mata ke arah penonton menjadi pemicu. Ribuan orang yang panik berusaha menyelamatkan diri. Ratusan orang tewas akibat sesak napas dan terinjak-injak di stadion. 

5. Tragedi Stadion Nasional Peru

Insiden berdarah paling mengerikan di sepak bola terjadi pada 1964 di Stadion Nasional Peru, Lima. Laga kualifikasi Olimpiade yang mempertemukan Timnas Peru melawan Timnas Argentina, berakhir mengerikan.

Gol Peru di menit akhir yang dianulir wasit menjadi pemicunya. Puluhan ribu suporter berusaha menginvasi lapangan, yang direspons kepolisian dengan tindakan tegas. Kepanikan yang melanda suporter, menjadi pemicu tewasnya 328 orang. 

Serupa dengan tragedi di Accra, penggemar panik dan berusaha menyelamatkan diri, tetapi pintu stadion tidak mau terbuka. Alhasil, ratusan orang tewas karena terinjak-injak di stadion. 

Editor : Ibnu Hariyanto
Artikel Terkait
9 jam lalu

Barcelona Dilanda Kerusuhan, 128 Orang Ditangkap Usai Penjarahan dan Pembakaran

9 jam lalu

2 Pelatih Dipecat usai Timnya Dihajar Persija, Shin Tae-yong Mengaku Sakit Hati!

1 hari lalu

Hasil Super League: Arema FC Bantai Dewa United, Bali United Gagal Menang

2 hari lalu

ASIOP Juara Piala Soeratin 2026, Cetak 28 Gol dan Punya 3 Pemain yang Dipantau PSSI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal