Wartawan Milan, Marco Guidi, menilai pendekatan tersebut berbeda dari kebijakan transfer pada era RedBird dan Elliott. Menurut dia, hampir seluruh aktivitas transfer Milan kali ini disusun sesuai kebutuhan yang diminta Amorim.
"Ini adalah sesuatu yang sangat berbeda dari kampanye transfer terakhir yang dilakukan RedBird dan Elliott," kata Guidi.
Guidi juga menyebut hanya ada satu target besar yang diinginkan Amorim tetapi gagal diwujudkan Milan, yakni Konstantinos Karetsas.
"Satu-satunya nama yang disebut Amorim dan gagal didatangkan Milan adalah Konstantinos Karetsas."
Karetsas menjadi salah satu target penting karena Amorim membutuhkan gelandang serang berkaki kiri. Posisi yang dicari bukan winger murni, melainkan pemain yang bisa beroperasi sebagai gelandang serang.