Leao menunjukkan peningkatan signifikan musim ini. Dia telah mencetak sembilan gol di Serie A, melampaui catatan musim lalu yang hanya delapan gol, meski dimainkan dalam 14 pertandingan lebih sedikit.
Produktivitas tersebut memperkuat posisinya sebagai figur sentral di lini serang Milan. Sejumlah pengamat menilai dia semakin matang dan berkembang menjadi salah satu pemimpin di ruang ganti Rossoneri.
Akhir pekan ini, Leao diproyeksikan memimpin lini depan Milan dalam Derby della Madonnina melawan rival sekota dan pemuncak klasemen, Inter Milan. Laga tersebut menjadi salah satu pertandingan paling krusial musim ini.
Leao sebelumnya menyebut duel tersebut sebagai persoalan hidup dan mati. Pernyataan itu memperlihatkan besarnya arti derby bagi dia dan timnya.
Dengan performa menanjak dan kontrak yang tengah dibahas ulang, masa depan Rafael Leao menjadi salah satu topik terpanas di Serie A. Milan kini berada dalam posisi menentukan untuk menjaga bintang Portugal tersebut tetap berseragam merah-hitam dalam jangka panjang.