Amorim juga mengakui pergerakan pemain Milan masih terlalu statis. Kondisi tersebut membuat pemain yang berada di belakang lini pertahanan lawan tidak mendapat dukungan yang cukup.
“Benar, terutama pada babak pertama, tidak ada yang melakukan pergerakan di belakang. Ketika kami memiliki tim dengan dua pemain trequartista, mereka tidak memiliki ruang karena tidak ada pemain yang berlari di belakang mereka,” ujar Amorim.
“Kami membicarakan hal itu saat jeda. Kami harus melihat seluruh pertandingan. Kami memulai babak kedua dengan lebih baik, tetapi kemudian kami kebobolan gol kedua, sehingga mereka mundur mendekati kotak penalti dan menunggu kami melakukan transisi.”
Beberapa keputusan Amorim dalam pertandingan juga menjadi sorotan. Salah satunya adalah Luka Modric yang hanya berada di bangku cadangan sepanjang pertandingan. Diego Moreira juga tidak dimainkan meski sebelumnya mencetak dua gol saat menghadapi Lazio.
Amorim menjelaskan keputusan tersebut memiliki alasan tersendiri. Dia menyebut kondisi fisik Adrien Rabiot dan Christian Pulisic turut memengaruhi pilihannya.