Gol kemenangan tuan rumah dicetak Dimitar Mitkov pada menit ke-89. Gol menjelang berakhirnya waktu normal tersebut menjadi pembeda sekaligus memastikan Madura United meraih tiga poin penting.
Persib yang berusaha mengejar ketertinggalan tidak mampu mencetak gol balasan hingga pertandingan berakhir. Maung Bandung akhirnya harus pulang tanpa poin dari lawatannya ke Pamekasan.
Kemenangan tersebut melengkapi kemeriahan pertandingan yang memadukan persaingan sepak bola dengan perayaan identitas budaya masyarakat Madura.
Achsanul berharap konsep serupa dapat terus dikembangkan dalam pertandingan sepak bola Indonesia. Menurut dia, klub memiliki kesempatan besar untuk memperkenalkan kebudayaan daerah melalui berbagai kegiatan yang melibatkan suporter.
"Ide-ide budaya lokal seperti ini sangat efektif jika dilekatkan dengan sepak bola. Keduanya bisa berjalan seiring antara kreativitas dan sportivitas," pungkasnya.
Bagi Madura United, kemenangan atas Persib bukan hanya menghasilkan tiga poin. Pertandingan tersebut sekaligus menjadi kesempatan memperkenalkan tradisi santri, kesenian Ul-Daul, dan budaya menghormati tamu yang telah melekat dalam kehidupan masyarakat Madura.