Amorim juga menyinggung persaingan di Serie A. Dia menyebut Inter memiliki sejarah dan gaya bermain yang sudah terbentuk, sedangkan Como memiliki kebebasan bermain karena tidak dibebani tanggung jawab sebesar klub-klub besar.
“Anda bisa mempelajari Liga ini, melihat Inter memiliki sejarah dan gaya bermain yang berasal dari Inzaghi, jadi sudah berlangsung lama. Kecepatan dan kebebasan Como, yang tidak memiliki tanggung jawab, dan itu merupakan perbedaan besar dengan kami. Hal itu bisa sangat membebani para pemain.”
Dia juga menyoroti perubahan di sejumlah klub besar Serie A, termasuk Roma bersama Gian Piero Gasperini dan Atalanta bersama Maurizio Sarri. Kondisi tersebut membuat persaingan musim ini semakin menantang bagi Milan.
“Roma dengan Gasperini, Atalanta dengan Sarri, ada banyak tim, tetapi kemudian Milan kehilangan tempat di Liga Champions setelah kalah dari Cagliari di kandang. Bagi saya, semuanya sulit, tetapi kami harus membangun mentalitas. Tidak peduli siapa tim lawannya, kami bermain untuk menang.”