Souza menilai profesionalisme Dzikry menjadi alasan utama dia dipercaya oleh pelatih sekelas John Herdman. Menurut dia, kontribusi sang analis selalu terlihat dalam kerja tim Persija.
“Dia profesional, punya kemampuan besar. Saya sangat senang dan bahagia dia pergi ke Timnas Indonesia. Karena tanpa ragu, kita tahu semua orang mau mewakili Timnas di negara masing-masing,” ujar dia.
Masuknya Dzikry Lazuardi mencatatkan sejarah tersendiri. Dia menjadi pelatih lokal pertama yang bergabung dalam staf kepelatihan Timnas Indonesia era John Herdman.
Sebelumnya, Herdman baru merekrut Cesar Meylan sebagai pelatih fisik. Kehadiran Dzikry memperkuat sinyal kepercayaan pelatih asal Inggris tersebut terhadap sumber daya lokal Indonesia.
Langkah Dzikry menuju Timnas Indonesia mempertegas jalur karier analis sepak bola nasional menuju level tertinggi, sekaligus meninggalkan jejak penting dalam perjalanan Persija Jakarta musim ini.