“Pertama, terima kasih kepada kalian semua yang tetap bertahan. Ini luar biasa. Kedua, dan ini sangat penting bagi saya, saya tahu banyak yang sudah memaafkan dan ada juga yang belum, tetapi saya kembali meminta maaf,” tutur Griezman, dikutip dari Football Espana.
“Saya tidak menyadari betapa besarnya kasih sayang yang saya dapatkan di sini. Saat itu saya masih sangat muda. Pergi ke Barcelona adalah sebuah kesalahan,” ujarnya.
Griezmann menuturkan dia berusaha keras untuk kembali ke Atletico Madrid agar dapat menikmati lagi kebersamaan dengan klub dan para pendukung.
Dia juga memberikan penghormatan khusus kepada pelatih Diego Simeone, kapten Koke Resurrección, serta keluarganya.
“Kepada staf pelatih dan orang yang mengubah segalanya di klub ini, Diego Pablo Simeone, terima kasih. Berkat Anda, klub ini penuh antusiasme. Saya menjadi juara dunia dan merasa sebagai pemain terbaik di dunia. Saya sangat berutang kepada Anda,” tuturnya.
Griezmann juga menyebut Koke sebagai legenda sejati Atletico Madrid dan berterima kasih kepada istrinya, orang tua, serta para suporter yang selalu mendukungnya.
“Saya memang belum bisa mempersembahkan gelar liga atau Liga Champions, tetapi kasih sayang ini jauh lebih berarti bagi saya. Saya akan membawa semua ini sepanjang hidup saya. Terima kasih telah mengajarkan anak-anak kalian kalau Atletico adalah yang terbaik di dunia,” imbuhnya.