Pada babak kedua, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Nahuel Molina gagal memanfaatkan peluang untuk menggandakan keunggulan Argentina, sedangkan Lisandro Martinez melakukan penyelamatan penting untuk menghentikan peluang Dan Ndoye.
Swiss yang hanya menelan satu kekalahan dalam 19 pertandingan terakhir akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-67. Dan Ndoye bekerja sama dengan Ricardo Rodriguez sebelum melepaskan penyelesaian akurat yang menembus gawang Emiliano Martinez.
Momentum Swiss berubah drastis lima menit kemudian. Breel Embolo menerima kartu kuning kedua setelah dianggap melakukan diving di dekat garis tengah lapangan sehingga Swiss harus bermain dengan 10 pemain hingga akhir pertandingan.
Keunggulan jumlah pemain membuat Argentina meningkatkan tekanan. Lionel Messi nyaris mencetak gol kemenangan pada waktu normal lewat tendangan melengkung dari luar kotak penalti, sementara Gregor Kobel juga menggagalkan peluang akrobatik Lautaro Martinez.
Argentina akhirnya memecahkan kebuntuan pada menit ke-112 babak tambahan waktu. Julian Alvarez menusuk dari sisi kiri sebelum melepaskan tembakan keras dari jarak sekitar 25 yard yang meluncur ke sudut atas gawang Swiss tanpa mampu dijangkau Kobel.
Swiss berusaha mengerahkan seluruh pemain untuk mencari gol penyeimbang pada sisa pertandingan. Namun langkah tersebut justru dimanfaatkan Argentina untuk menambah gol melalui Lautaro Martinez yang memanfaatkan bola muntah dari jarak dekat.
Kemenangan 3-1 ini membawa Argentina melangkah ke semifinal Piala Dunia 2026 untuk menghadapi Inggris pada Rabu mendatang. La Albiceleste kini hanya berjarak dua kemenangan lagi untuk mempertahankan mahkota juara dunia yang mereka raih empat tahun lalu.