Bakola dikenal fleksibel di lini tengah. Dia nyaman bermain sebagai gelandang serang nomor sepuluh, namun juga efektif ketika diturunkan lebih dalam. Karakter ini membuat banyak klub papan atas memandangnya sebagai aset strategis jangka panjang.
Situasi kontraknya ikut memperkeruh keadaan. Bakola hanya menyisakan 18 bulan masa bakti bersama Marseille, kondisi yang membuat spekulasi masa depan semakin intens di bursa transfer.
Arsenal, Chelsea, dan Manchester City menjadi peminat terdepan. Ketiganya memantau perkembangan Bakola secara intens, melihat potensinya sebagai investasi penting untuk masa depan skuad.
Chelsea dikenal agresif memburu pemain muda bertalenta, dan Bakola dinilai cocok dengan proyek jangka panjang klub London tersebut. Arsenal juga melihatnya sebagai tambahan ideal untuk regenerasi lini tengah.