Gol ketiga Brighton lahir dari situasi sepak pojok. Chema Andres berhasil memenangkan duel udara dan menyundul bola ke pojok bawah gawang untuk membawa Brighton unggul 3-0.
Mikel Arteta mencoba mengubah permainan Arsenal dengan melakukan pergantian pemain ganda. Mikel Merino dan Martin Zubimendi masuk untuk menggantikan Jurrien Timber dan Bruno Guimaraes.
Pergantian tersebut dilakukan untuk sisa sekitar 30 menit pertandingan. Namun, perubahan pemain itu belum mampu memberikan dampak yang diharapkan Arsenal.
The Gunners kesulitan menciptakan peluang serius pada fase akhir pertandingan. Brighton mampu mempertahankan keunggulan hingga laga berakhir.
Kekalahan 0-3 tersebut menjadi kekalahan pertama Arsenal pada musim 2026/2027. Hasil ini sekaligus membuat Arsenal kehilangan posisi puncak Premier League.
Brighton sukses mengamankan kemenangan besar setelah mencetak tiga gol melalui Pascal Gross, Charalampos Kostoulas, dan Chema Andres. Sebaliknya, Arsenal gagal mencetak satu gol pun sepanjang pertandingan.
Hasil tersebut menjadi pukulan bagi Arsenal setelah mereka sebelumnya mengawali musim dengan hasil positif. The Gunners kini harus segera bangkit setelah kehilangan posisi teratas dan menelan kekalahan perdana pada musim 2026/2027.