Arsenal kemudian hanya mendatangkan Christos Tzolis sebagai tambahan di sektor serangan. Pemain muda asal Yunani tersebut mengawali musim dengan cukup baik dan sudah mencatatkan empat assist dalam delapan penampilan pertamanya.
Namun, Tzolis dinilai belum memiliki daya tarik bintang besar yang sebelumnya diinginkan Arsenal. Kondisi itu membuat kegagalan mendapatkan Vinicius Jr tetap menjadi salah satu cerita besar dari aktivitas transfer Arsenal.
Vinicius Jr sendiri tetap menjadi pemain reguler Real Madrid pada awal musim. Dia tampil dalam tujuh pertandingan La Liga dan juga menjadi starter ketika Madrid menjalani laga pertama mereka di Liga Champions.
Dalam rangkaian pertandingan tersebut, Vinicius Jr mencatatkan satu gol dan tiga assist. Namun, penampilan terbarunya ketika menghadapi Atletico Madrid membuat masa depannya di starting XI Real Madrid mulai dipertanyakan.
MARCA melaporkan Jose Mourinho mulai frustrasi dengan performa serta perilaku Vinicius Jr di lapangan. Pelatih Real Madrid itu bahkan disebut mempertimbangkan untuk mencadangkan pemain berusia 26 tahun tersebut.