Sementara itu, AC Milan telah lebih dulu memantau Cisse secara intensif. Penampilan sang bek saat memimpin Senegal U-17 di Piala Dunia U-17 FIFA menjadi catatan penting bagi klub Serie A tersebut.
Barcelona juga bukan satu-satunya klub yang memantau perkembangan Cisse. RB Leipzig, yang dikenal piawai mengembangkan talenta muda Afrika, turut menunjukkan ketertarikan.
Namun pada akhirnya, AC Milan bergerak paling cepat dan konkret. Situasi ini membuat Barcelona harus menyusun ulang rencana dan mencari alternatif lain untuk memperkuat lini pertahanan masa depan.
Kegagalan merekrut Malick Cisse menjadi pengingat keras bagi Barcelona tentang ketatnya persaingan mendapatkan talenta muda terbaik di level global.