Namun, tidak semua pihak menilai transfer tersebut ideal bagi Bayern. Klub Bavaria itu saat ini sudah memiliki sejumlah bek yang berada di usia matang sehingga kebutuhan jangka panjang dianggap lebih penting.
Sejumlah pengamat menilai Bayern lebih membutuhkan bek tengah muda yang dapat berkembang dalam beberapa tahun ke depan. Pemain seperti itu diproyeksikan menjadi penerus Jonathan Tah dan memperkuat fondasi tim untuk jangka panjang.
Meski Bremer menawarkan kualitas dan pengalaman, usianya membuat dia lebih cocok sebagai solusi jangka pendek. Bayern dinilai perlu mempertimbangkan aspek regenerasi sebelum mengambil keputusan final.
Nama Ibrahima Konate bahkan disebut lebih sesuai jika Bayern ingin merekrut bek berpengalaman. Bek asal Prancis itu masih berusia 27 tahun dan dianggap memiliki masa bermain di level tertinggi yang lebih panjang.
Untuk saat ini, peluang barter pemain antara Bayern dan Juventus menjadi salah satu cerita transfer paling menarik di Eropa. Jika negosiasi terus berkembang, dua raksasa benua tersebut berpotensi menghasilkan salah satu kesepakatan besar pada musim panas ini.