Mantan pelatih Chelsea itu senang Harry Kane dan kolega menjalani instruksinya dengan baik. Sehingga mereka mampu mengawali kampanye menuju Piala Dunia 2026 dengan positif.
“Kami memulai dengan cukup lancar dengan banyak umpan. Sulit sepanjang pertandingan untuk menembus pertahanan dalam 18 meter terakhir,” ujarnya.
“Ketika kami berhasil masuk ke belakang garis, kami langsung berbahaya, dengan dua atau tiga peluang setengah-setengah dan peluang besar, salah satunya kami cetak gol. Dan kami hanya membiarkan satu tembakan dari mereka dalam 45 menit, jadi itu sangat, sangat bagus,” ucapnya lagi.
Setelah Inggris hanya mencetak satu gol di babak pertama, Tuchel melakukan perubahan di babak kedua, dan akhirnya pasukannya berhasil menggandakan keunggulan.
“Kami meningkatkan ritme dan sedikit mengambil risiko di babak kedua, dengan satu pemain lebih banyak di lini serang,” Tuchel menjelaskan.
“Saya merasa kami tidak cukup disiplin dalam struktur kami. Kami mencoba terlalu banyak hal sendiri dan keluar dari posisi yang memperlambat permainan kami dan berarti kami tidak dapat mengendalikan serangan balik,” katanya.