Di balik persiapan laga perpisahan tersebut, muncul pula laporan mengenai keraguan Messi terhadap pertandingan melawan Benin. Gazzetta dello Sport melaporkan Messi disebut tidak terlalu tertarik dengan konsep pertandingan penghormatan tersebut.
Menurut laporan itu, Messi memandang laga tersebut sebagai upaya AFA mendapatkan pemasukan dengan memanfaatkan namanya.
“Messi sendiri tidak tertarik dengan ide pertandingan penghormatan ini, karena dia melihatnya sebagai usaha terakhir AFA untuk menghasilkan uang, dengan menggunakan namanya untuk mengamankan jutaan pendapatan,” tulis laporan Gazzetta dello Sport.
Laporan tersebut menyebut Messi pada akhirnya menerima rencana pertandingan itu. Namun, laga tersebut tetap menimbulkan kontroversi karena Argentina memilih memainkan tiga pertandingan kandang dalam jeda internasional kali ini dengan menghadapi Bolivia, Burkina Faso, dan Benin.
Benin disebut menyetujui pertandingan tersebut tanpa mendapatkan bayaran. Menurut laporan yang sama, mereka menerima kesempatan tampil dalam pertandingan tersebut dan menganggapnya sebagai kesempatan untuk menjadi bagian dari foto bersejarah bersama Messi.
Kini, perhatian tertuju pada laga Argentina kontra Benin di Estadio Mas Monumental. Messi berpeluang menutup perjalanan panjangnya bersama Argentina dengan tambahan catatan sejarah, sementara kubu Benin justru memilih menikmati kesempatan menghadapi pemain yang mereka sebut sebagai Dewa sepak bola.