Keuntungan besar datang pada menit ke-37 setelah Nick Kuipers menerima kartu merah. Sejak saat itu, Dewa United harus bermain dengan 10 pemain hingga laga berakhir.
Persebaya mendominasi penguasaan bola sepanjang babak kedua. Tekanan terus diberikan ke lini pertahanan tim tamu.
Namun dominasi tersebut tidak diiringi efektivitas serangan. Bernardo Tavares menilai tempo permainan justru melambat saat menghadapi lawan yang kekurangan pemain.
"Di babak kedua, karena tim lawan terlalu banyak membuang waktu dan mereka bermain dengan satu pemain lebih sedikit. Kami justru terlalu lama memindahkan bola, saya pikir kami bisa bermain lebih baik dengan keunggulan satu pemain, tapi ini yang harus kami perbaiki,” tutur Tavares.