Gol yang ditunggu akhirnya datang menit ke-38 saat Juventus memanfaatkan bola panjang. Kenan Yildiz berhasil lolos dari jebakan offside di sisi kiri, menahan tekanan Oier Zarraga sebelum mengirim umpan mendatar ke tengah kotak penalti.
Jeremie Boga menyambut bola dan menuntaskannya menjadi gol. Itu merupakan gol ketiganya secara beruntun di Serie A.
Menjelang turun minum, laga berlangsung terbuka. Arthur Atta sempat mendapatkan peluang emas setelah bola liar jatuh di kakinya, tetapi tembakannya melambung dari jarak dekat. Di sisi lain, Boga kembali menguji Okoye setelah menerima umpan terobosan dari Conceicao.
Juventus terus menekan lewat situasi bola mati. Dari sepak pojok, Andrea Cambiaso memaksa Okoye melakukan penyelamatan refleks penting di tiang jauh untuk mencegah gol kedua.
Memasuki babak kedua, Juventus kehilangan Khephren Thuram akibat cedera. Udinese hampir menyamakan skor lewat peluang emas saat Keinan Davis mengirim umpan mendatar dari sisi kiri. Namun Jurgen Ekkelenkamp terpeleset sehingga gagal menuntaskan peluang dari jarak enam yard.
Tekanan Juventus berlanjut. Okoye kembali tampil gemilang dengan menepis tendangan melengkung Manuel Locatelli. Sementara itu, Teun Koopmeiners gagal memaksimalkan umpan silang Boga setelah sundulannya dari jarak dekat melambung.
Drama terjadi pada menit ke-70. Juventus sempat menggandakan keunggulan ketika Kenan Yildiz melewati beberapa pemain sebelum mengirim umpan terobosan kepada Francisco Conceicao. Dia mengontrol bola lalu menembak ke sudut bawah gawang. Namun gol tersebut dianulir setelah tinjauan VAR, karena Koopmeiners berada dalam posisi offside saat bola melewatinya.
Di menit-menit akhir, Yildiz melakukan kombinasi satu-dua dengan pemain pengganti Fabio Miretti. Gelandang Italia tersebut melepaskan tembakan jarak dekat, tetapi Okoye kembali menggagalkan peluang tersebut. Hingga peluit akhir berbunyi, skor 1-0 untuk Juventus tetap bertahan.