SAMARINDA, iNews.id - Borneo FC berada di ujung tanduk dalam perebutan gelar juara Super League 2025-2026 usai ditahan imbang Persijap Jepara tanpa gol. Hasil pekan ke-33 di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), kemarin, membuat peluang Skuad Pesut Etam semakin berat menjelang laga penentuan musim ini.
Tambahan satu poin membuat Borneo FC kini mengoleksi 76 angka. Tim asuhan Fabio Lefundes tertinggal dua poin dari Persib Bandung yang semakin nyaman di puncak klasemen setelah menang 2-1 atas PSM Makassar.
Situasi tersebut membuat Borneo FC tidak lagi memegang kendali penuh dalam perburuan gelar. Mereka kini wajib menang pada laga terakhir sambil berharap Persib gagal meraih poin penuh di kandang sendiri.
"Laga tandang pamungkas dan kami akan berjuang sampai akhir di Stadion Segiri. Ayo tuntaskan,” tulis Borneo FC di laman Instagram-nya.
Laga hidup mati Borneo FC akan berlangsung di Stadion Segiri, Sabtu (23/5/2026), saat menghadapi Malut United. Kemenangan menjadi harga mati jika ingin menjaga peluang juara tetap hidup hingga peluit akhir musim dibunyikan.