Kepala Pelatih Pelatnas PBSI, Eng Hian, menilai persiapan menuju Asian Games kali ini berjalan lebih baik. Program latihan, periodisasi, dan pemilihan turnamen mulai diatur agar pemain mencapai kondisi terbaik saat bertanding di Jepang.
“Sesuai hasil diskusi tim peninjau Kemenpora, targetnya satu medali emas. Peluang ada di beregu putra. Dari hasil turnamen terakhir, ganda putra menunjukkan grafik yang sangat baik. Jadi, peluang medali datang dari dua sektor ini, meskipun tidak menutup kemungkinan muncul dari sektor lain, seperti tunggal putra,” kata Eng Hian.
Beregu putra menjadi tumpuan karena Indonesia memiliki kedalaman pemain di sektor tunggal dan ganda. Ganda putra juga menunjukkan perkembangan positif, sementara tunggal putra tetap berpeluang menghadirkan kejutan jika mampu menjaga performa.
Selain menyiapkan aspek teknis, tim CdM berjanji memastikan kebutuhan nonteknis atlet dan ofisial terpenuhi. Dukungan tersebut mencakup keberangkatan, akomodasi, transportasi, administrasi, hingga layanan pendukung selama berada di Aichi-Nagoya.
“Fokus utama kami adalah memastikan atlet dan ofisial bisa berangkat ke Nagoya dengan baik, menjalani persiapan di sana secara maksimal, dan tidak dipusingkan oleh persoalan-persoalan nonteknis. Biarkan atlet fokus bertanding, sementara kami memastikan seluruh kebutuhan pendukungnya terpenuhi sehingga mereka bisa tampil dengan rasa percaya diri yang lebih besar untuk meraih medali,” tegas Todotua.